Kabar membanggakan datang dari Politeknik Banggai Industri. Dua dosen dari Program Studi Teknologi Rekayasa Pengendalian Pencemaran Lingkungan berhasil lolos sebagai penerima pendanaan pada Program Penelitian, Program Pengabdian kepada Masyarakat, Program Riset Konsorsium Unggulan Berdampak, serta Program Inovasi Seni Nusantara Tahun Pelaksanaan 2026.
Pengumuman kelulusan tersebut disampaikan secara resmi melalui akun BIMA masing-masing dosen pengusul. Dalam pendanaan tersebut, kedua dosen berhasil lolos pada Skema Penelitian Dosen Pemula (PDP) yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas penelitian dosen di perguruan tinggi.
Adapun dua dosen yang berhasil meraih pendanaan tersebut adalah Bapak Krisman Tuyu, S.Pd., M.Sc dan Ibu Rizka Wahyuni, S.T., M.T.
Bapak Krisman Tuyu, S.Pd., M.Sc yang juga menjabat sebagai Kepala Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Politeknik Banggai Industri, lolos sebagai ketua pengusul dengan judul penelitian “Karakterisasi Kualitas Air Tanah dan Bioindikator Lingkungan sebagai Penilaian Awal Kondisi Bioekologis Kawasan Wisata Danau Paisupok Kabupaten Banggai Kepulauan”. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran awal kondisi lingkungan kawasan wisata Danau Paisupok serta menjadi dasar dalam pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Sementara itu, Ibu Rizka Wahyuni, S.T., M.T selaku Ketua Program Studi Teknologi Rekayasa Pengendalian Pencemaran Lingkungan, juga berhasil memperoleh pendanaan melalui kolaborasi riset bersama dosen dari Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar dengan judul penelitian “Integritas Sebagai Jaminan: Formulasi Kerangka Pemeringkatan Kredit Alternatif Berbasis Tokenisasi Data Keberlanjutan untuk Merasionalisasi Premi Risiko Modal UMKM Gula Kelapa”. Penelitian ini berfokus pada inovasi sistem pembiayaan berbasis data keberlanjutan guna mendukung pengembangan UMKM, khususnya sektor gula kelapa.
Kedua dosen tersebut menyampaikan rasa syukur atas lolosnya proposal penelitian yang telah disusun. Mereka berharap hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi nyata, baik dalam pengembangan ilmu pengetahuan, peningkatan kualitas lingkungan, maupun pemberdayaan masyarakat.
Direktur Politeknik Banggai Industri, Heriyanto Sahidu, S.Sos., S.Kom., M.M, turut menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menyatakan bahwa keberhasilan ini merupakan langkah awal yang baik dalam meningkatkan budaya riset di lingkungan kampus.
“Kami sangat mengapresiasi pencapaian dosen yang telah berhasil lolos pendanaan pada tahun ini. Ini menunjukkan bahwa dosen Politeknik Banggai Industri memiliki potensi besar dalam menghasilkan penelitian yang berkualitas dan berdaya saing. Kami berharap pada periode selanjutnya akan semakin banyak dosen POLBIN yang berhasil memperoleh pendanaan, tidak hanya pada skema Penelitian Dosen Pemula, tetapi juga dapat meningkat hingga ke skema Penelitian Fundamental dan skema penelitian lainnya yang lebih kompetitif,” ujar Direktur.
Keberhasilan ini menjadi bukti komitmen Politeknik Banggai Industri dalam mendorong peningkatan kualitas riset dosen serta memperkuat peran perguruan tinggi dalam menghasilkan inovasi yang berdampak bagi pembangunan daerah dan nasional.

